Featured Video

Selasa, 11 Oktober 2011

Membuat Aneka Lem

Polivinil asetat (Bahasa Inggris: Polyvinyl acetate, PVA atau PVAc) adalah suatu polimer karet sintetis. Polivinil asetat dibuat dari monomernya, vinil asetat (vinyl acetate monomer, VAM). Senyawa ini ditemukan di Jerman oleh Dr. Flitz Klatte pada 1912. Hidrolisis sempurna atau sebagian dari senyawa ini akan menghasilkan polivinil alkohol (PVOH). Rasio hasil hidrolisis ini berkisar antara 87% - 99%.
PVA dijual dalam bentuk emulsi di air, sebagai bahan perekat untuk bahan-bahan berpori, khususnya kayu. PVA adalah lem kayu yang paling sering digunakan, baik sebagai "lem putih" atau "lem tukang kayu" (lem kuning). "Lem kuning" tersebut juga digunakan secara luas untuk mengelem bahan-bahan lain seperti kertas, kain, dan rokok. PVA juga umum dipakai dalam percetakan buku karena fleksibilitasnya dan tidak bersifat asam seperti banyak polimer lain. Lem Elmer adalah merk lem PVA terkenal di Amerika Serikat.
PVA juga sering dijadikan kopolimer bersama akrilat (yang lebih mahal), digunakan pada kertas dan cat. Kopolimer ini disebut vinil akrilat. PVA juga bisa digunakan untuk melindungi keju dari jamur dan kelembapan. PVA bereaksi perlahan dengan basa membentuk asam asetat sebagai hasil hidrolisis. Senyawa boron seperti asam borat atau boraks akan terbentuk sebagai endapan.
Kegunaan Polivinil Asetat :
1. Sebagai bahan perekat bahan - bahan berpori, terutama kayu.
2. Sebagai perekat kertas, kain, dan rokok
3. Dipakai dalam percetakan buku.
4. Untuk bahan penyusun kertas dan cat
5. Dalam bentuk kopolimer, Polivinil Asetat dipakai untuk melindungi keju dari jamur dan kelembapan.
Lem dasar
Campur tepung terigu dengan air dingin sampai terbentuk adonan. Kocok terus hingga tidak ada gumpalannya, lalu panaskan hingga mendidih secara perlahan. Setelah itu dinginkan terlebih dahulu sebelum digunakan. Simpan dalam botol kedap udara. Jika adonan mengeras, berikan sedikit air hangat dan aduk perlahan.
Lem kertas
1 1/2 cangkir tepung putih
1/2 cangkir gula
1 sm bubuk tawas
1 cangkir air dingin
2 cangkir air mendidih
Campur tepung dan gula. Lalu secara perlahan tambahkan air dingin dan aduk hingga tidak ada gumpalan. Taruh adonan dalam panci dengan nyala api sedang. Tambahkan air panas dan aduk rata hingga mendidih. Jika sudah kental, sisihkan dan tambahkan bubuk tawas. Simpan dalam botol kedap udara. Tahan untuk beberapa minggu. Jika adonan mengeras, berikan sedikit air hangat dan aduk perlahan.

Lem anti bocor dasar
6 sm air
2 bungkus agar-agar tanpa rasa (1/2 ons)
2 sm cuka putih
2 st gliserin
Didihkan air, sisihkan, beri agar-agar dan aduk sampai larut. Tambahkan cuka dan gliserin, lalu aduk kembali. Biarkan dingin sebentar lalu taruh dalam botol dan tutup rapat-rapat. Untuk penggunaan: Untuk hasil terbaik, gunakan saat sedang hangat dengan sikat. Untuk digunakan kembali, panaskan dalam panci dengan air panas. Bagus untuk merekatkan kulit-kulit, kain ke papan, kertas-kertas.

Lem kaca anti bocor
2 sm air dingin
2 bungkus agar-agar tanpa rasa (1/2 ons)
3 sm susu skim
Minyak cengkeh (sebagai pengawet)

Larutkan agar-agar dengan air dingin dalam sebuah mangkok. Tambahkan susu, panaskan lalu aduk perlahan. Tambahkan beberapa tetes minyak cengkeh agar bisa awet lebih dari satu hari. Simpan dalam botol kedap udara. Untuk penggunaan: Ketika masih hangat, oleskan tipis pada obyek yang akan dilem. Jika lem mengental maka letakkan botol lem dalam air hangat. Bagus untuk merekatkan antara kaca dengan kaca.

Lem/semen getah arab

Campur 3 sm getah arab dengan 1 sm gliserin dan 1/2 st air. Simpan dalam botol kedap udara. Lem ini bisa bertahan 1 tahun. Tekan dengan kuat sampai lemnya mengering (bisa 1 jam atau lebih). Biarkan selama 24 jam sebelum barang yang sudah dilem bisa digunakan atau dicuci. Bagus untuk merekatkan barang pecah belah, piring dan tembikar.

Lem ekstra kuat
1/2 cangkir tepung terigu
1/4 cangkir lem resin/damar bubuk
1/2 cangkir air hangat
1 1/2 cangkir air panas
4 tetes kayu manis

Campur tepung dan bubuk lem ke dalam panci. Tambahkan 1/2 cangkir air hangat lalu aduk hingga menjadi adonan. Tambahkan air panas, aduk cepat untuk mencegah penggumpalan. Masak dengan api kecil, lalu aduk terus hingga mengental dan bening. Tambahkan minyak kayu manis. Simpan dalam botol. Bisa bertahan selama beberapa hari

Lem semen cair

Campur 1 galon silikat soda dengan 2 liter air. Panaskan lalu tambahkan 1/2 kg lak, aduk sampai larut. Gunakan untuk merekatkan karton, kayu, tembikar, kaca, dll.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More